Tata Tertib Pengabenan Massal Desa Pakraman Tegak. Desa Tegak

  • 25 April 2017
  • Dibaca: 361 Pengunjung
Tata Tertib Pengabenan Massal Desa Pakraman Tegak. Desa Tegak

Menjelang digelarnya Pengabenan Massal Di Desa Pakraman Tegak pada tanggal 28 Juli 2017 berbagai proses menyelenggaraan acara tersebut sudah mulai dilaksanakan oleh masing-masing seksi yang membidangi proses tersebut, seperti halnya Pembuatan Ukur telah dilaksanakan pengerjaannya oleh paiketan Jro Mangku sejebag Desa Pakraman Tegak pada tanggal 24 April 2017, sedangkan dua hari sebelumnya yaitu tanggal 22 April 2017 dalam Sangkepan yang digelar oleh Panitia disampaikan Tata Tertib Pelaksanaan Pengabenan Massal dan juga Tata cara pengelolaan Keuangan Pengabenan Desa. Adapun Tata Tertib Tersebut seperti :

TATA TERTIB KEGIATAN YADNYA (FITRA YADNYA DAN MANUSA YADNYA)
DESA PAKRAMAN TEGAK 2017
                   
Ketentuan - ketentuan :            
    1 Panitia bertugas berdasarkan Surat Keputusan Bendesa Pakraman Tegak No. 05 Tahun 2016 tertanggal 2 Oktober 2016 tentang Pembentukan Panitia Pengabenan Massal Desa Pakraman Tegak Kecamatan Klungkung Kabupaten Klungkung Tahun 2017
    2 Panitia wajib melaksanakan segala Keputusan Desa berkaitan dengan kegiatan yadnya (Pitra Yadnya, Manusa Yadnya dan kegiatan lainnya)
    3 Panitia bekerja sesuai dengan tugas atau bidangnya masing-masing sesuai dengan keputusan yang telah disepakati secara musyawarah
    4 Masing-masing tugas yang telah disepakati dikoordinir oleh masing-masing koordinator seksi
    5 Koordinator seksi bertanggungjawab kepada masing-masing Ketua yang membawahinya
    6 Masing-masing Ketua bertanggungjawab kepada Ketua Umum
    7 Ketua Umum memberikanlaporan dan tanggungjawabnya kepada Bendesa Pakrman Tegak
    8 Krama Desa yang mengikuti kegiatan yadnya wajib mengikuti aturan dan ketentuan yang diputuskan oleh desa dan Panitia yadnya
    9 Panitia wajib merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi dan rencana lebih lanjut dalam setiap tahapan yadnya
  10 Panitia bekerja dengan penuh ketulusan dan keiklasan dengan mengutamakan kerjasama, komunikasi, kebersamaan dan penuh rasa kekeluargaan
  11 Permasalahan yang terjadi diselesaikan dengan musyawarah mufakat, untuk mencari solusi yang terbaik demi kepentingan umum
  12 Panitia dan krama Desa agar hati-hati menyikapi terhadap informasi atau berita yang belum jelas sumber dan kebenarannya
  13 Jika Panitia dan krama desa ingin bertanya atau minta kejelasan disampaikan dengan etika yang baik sesuai dengan bidang kepanitiaan masing-masing
                   
 Larangan - larangan :               
    1 Panitia dilarang melaksanakan kegiatan sebelum mendapat kesepakatan bersama dalam kepanitiaan;
    2 Panitia dilarang memberikan keterangan ata informasi diluar tugas dan tanggungjawabnya
    3 Panitia dilarang saling berprediksi negatif sesama panitia dan terhadap krama desa untuk menghindari salah persepsi dan komunikasi
    4 Panitia dilarang melaksanakan tugas diluar tugas pokok dan fungsi masing-masing
    5 Panitia dan krama desa dilarang berbicara yang tidak benar, membuat kerusuhan, perkelahian, memfitnah, saling menyalahkan dan perbuatan lainnya yang melanggar awig-awig dan hukum yang berlaku
    6 Panitia dilarang bertindak dan mengambil keputusan sebelum mendapat persetujuan dari Ketua Umum dan Bendesa Pakraman Tegak
                   
 Sanksi-sanksi :               
    1 Panitia yang bekerja tidak sesuai dengan ketentuan dan kesepakatan akan diberikan pembinaan dan pelurusan secara musyawarah dan kekeluargaan
    2 Panitia dan Krama desa yang terbukti melanggar hasil keputusan, membuat kekacauan, keributan dan perbuatan lainnya yang merugikan, mengganggu dan menghambat kegiatan yadnya akan dikenai sanksi sesuai dengan awig-awig dan hukum yang berlaku
    3 Jika permasalahan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah mufakat berazaskan kekeluargaan maka akan diserahkan kepada pihak yang berwajib.
                   
                   
                   
TATA TERTIB
PROSES KEUANGAN KEGIATAN PITRA YADNYA DAN MANUSA YADNYA                            DESA TEGAK TAHUN 2017
                   
1 Pembayaran Pitra Yadnya dan Manusa Yadnya dibuktikan dengan Kwitansi yang diberikan kepada Pembayar ( Paling lambat tgl 14 Mei 2017)
2 Proposal yang dibuat oleh masing-masing Seksi ditandatangani oleh Ketua dan Bendahara masing-masing Seksi yang membawahi dan diketahui oleh Ketua Umum
3 Bendahara Panitia Inti dan masing-masing Seksi membuat catatan pemasukan dan pengeluaran secara sederhana
4 Pengeluaran di dukung oleh Bukti-bukti yang jelas seperti Kwitansi, Nota dan catatan sederhana
5 Sebelum di SPJ kan Panitia tidak diperkenankan mengamprah uang, kecuali hal-hal yang urgen/ penting
6 Proses pengeluaran keuangan berazaskan Efesiensi dan Efektifitas.
7 Tidak semua isi proposal di SPJ sesuai Proposal, jika ada sisa harus dikembalikan atau dipakai pembelian yang lain yang tidak terduga
8 Kehilangan uang yang telah diambil oleh Panitia melalui bukti yang jelas merupakan tanggungjawab Penerima Uang.
9 Tidak diperkenankan mengambil uang ke Bendahara melebihi Proposal yang telah diajukan
10 Tidak diperkenankan mengambil uang ke Bendahara tanpa proposal atau tujuan yang jelas, apalagi tanpa sepengetahuan ketua dan ketua umum.
11 Masing-masing Ketua ( Ketua I, II, III ) diwajibkan secara rutin memeriksa, membingbing dan memperbaiki administrasi di masing-masing Seksi
12 Ketua Umum secara rutin mengontrol administrasi keuangan secara keseluruhan.
13 Ketua I, II dan III mempertanggungjawabkan keuangan secara berkala kepada Ketua Umum.
14 Ketua Umum wajib melaporkan secara berkala keadaan keuangan Kepada masyarakat dengan persetujuan Bendesa Adat
15 Bagi seluruh Panitia, Jika berhalangan hadir dalam setiap rapat untuk bisa memberikan komfirmasi ketidak hadirannya sebelum rapat di mulai
                   

(Posted By : Tim website Desa Tegak

  • 25 April 2017
  • Dibaca: 361 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita